PARAMASTRIDINA

Siluet di Pulau Tidung

September 11, 2009 · Leave a Comment

oleh Novieta Tourisia

Saya seperti kena hipnotis. Pulau Tidung ini begitu cantik. Panoramanya melukiskan gradasi dari perpaduan elemen alam yang saling melengkapi. Laut yang membiru kehijauan mengharmoni dengan langit cemerlang dan pepohonan rindang. Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: Feature

Buka Puasa yuuuk Pakai Selat Solo plus Es Degan… yummyy

September 9, 2009 · Leave a Comment

Selat Solo di Jakarta
Oleh Siti Nurdina

Seperti makanan, minuman di sini pun khas Jawa, seperti gula asem, es blewah, susu jahe, beras kencur, dan teh manis – yang terakhir mungkin tidak semata khas Jawa. Dan saya pun memesan apa yang menjadi menu andalan di Warung Solo ini yakni es degan. Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: Feature
Tagged: , , , , , ,

Nasi Krawu, Hidangan Kuno Dari Kota Gresik

August 28, 2009 · Leave a Comment

Oleh : Dewi Suspaningrum

Makanan ini terdiri dari nasi putih pulen dengan lauk suwiran daging sapi yang dimasak agak pedas dengan kadar minyak tinggi. Biar lengkap, bisa ditambahkan semur babat maupun semur ikan bandeng yang dicampur tahu serta kentang.

Mirip nasi begana maupun nasi langgi dari Jawa Tengah, kekhasan nasi krawu terletak pada srundengnya yang terdiri dari tiga macam. Srundeng krawu adalah srundeng kelapa berwarna merah yang berasa pedas karena dicampur gilingan cabai. Sementara srundeng kuning berasa manis karena dicampur gula merah.  Sedangkan srundeng lainnya ditumbuk dan dicampur kluwak sehingga rasanya menjadi gurih. Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: Feature
Tagged: , , , , , ,

Words from the Heart of a Mother

August 28, 2009 · Leave a Comment

I’m sorry if lately I didn’t with you as much as you want
I’m sorry if lately I didn’t with you when you slept and sang a lullaby
I’m sorry if lately I didn’t with you watched your favorite movie
I’m sorry if lately I didn’t with you when you had your breakfast
I’m sorry if lately I didn’t with you when it’s time to took a bath
I’m sorry if lately I didn’t with you when you do your homework
I’m sorry, I really am sorry…

My Son
Mommy love you so much
When you look at me, your eyes are the most beautiful things in the world
When you smile at me, your lip is the most amazing thing happen in my life
When you laugh, your voice is the most wonderful song I ever heard
When you cry, my heart falling to pieces Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: Syair
Tagged: , , , , , ,

Mitologi di Mandeh

August 1, 2009 · Leave a Comment

Oleh : Arif Budiman

Bukit hijau. Tepian pantai landai. Laut membiru jernih dengan ombak bergulung kecil. Inilah wajah Mandeh, sebuah kampung yang mengandung mitologi, kuliner, sekaligus pesona bahari yang tak dapat dijumpai di daerah lain.

Mandeh terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Jika memasuki kampung yang memiliki luas sekitar 8.632 hektar ini, maka akan tampak jejeran rumah rumah penduduk yang dikelilingi oleh air laut dan hutan bakau (mangrove). Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: Feature

Ironis Kebangsaan Dalam Sebuah Kontes Musik Indi

July 31, 2009 · 1 Comment

Kemarin malam saya menonton acara kontes musik Indi di televisi. Seperti biasa, setelah setiap peserta band mengadu bakat mereka, para juri memberikan penilaiannya masing-masing. Awalnya sih, acara berlangsung biasa-biasa saja bagi saya. Tapi tiba-tiba saya kaget dengan komentar salah satu juri. Sehabis salah satu peserta band unjuk kebolehannya, si juri berkomentar “Kalian ini masih Indonesia banget”. Loh, ada apa dengan menjadi Indonesia? Setahu saya, aliran musik Indi itu mengadopsi dari kata Independent. Mereka yang tersebut dalam Indi, musiknya tidak berada dalam jenis musik mainstream pasar. Mereka adalah orang-orang out of mainstream, alias kreatif. Begitu juga dari segi pembuatan, pendistribusian, promosi, dan penjualan. Bahkan juga tidak bergantung dan menggantungkan dirinya pada industri musik yang orientasinya bergantung pada pasar. Tidak pernah saya temukan, bahwa musik Indi itu harus berkiblat pada musik dari negara manapun. Keep reading →

→ 1 CommentCategories: Catatan Harian
Tagged: , , , , , , ,

Melabuh di Museum Bahari

July 28, 2009 · Leave a Comment

Oleh : Siti Nurdina

“Pulau pandan jauh di tengah, pulau Madura ujung Jawa. Ahai, jika berhenti detak jantungnya, di dasar laut liang kuburnya” Sepenggal syair lagu nelayan selat Madura itu terukir di plakat yang tertempel di salah satu dinding ruangan dalam museum Bahari. Keep reading →

→ Leave a CommentCategories: Feature